Kawan..., kalian tahu ubi jalar kan? Itu bahasa kampung
saya, Bahasa Indonesia-nya bernama Ketela Rambat, orang di sini
(Semarang) menyebutnya Ubi.
Sesiang tadi ketika sibuk beberes2
rumah, anak mertua saya bilang,"Mi mau beli Ubi gak? Besar2 tuh
ubinya." Saya merespon karena memang pengen bikin kolak biji salak.
Kata besar2 ini menarik hati saya karena biasanya kalau ubinya gede2
itu tandanya ubi tua, lebih berasa dibikin kolak.
Informasi dari
anak mertua, penjualnya si Bapak Tua. Nah...di titik ini perasaan saya
mulai gak enak. Biasanya suami saya kasihan nih sama penjualnya. Tapi
gak boleh su'uzhonkan ya, ayo dibuktikan!!
Jadilah saya bertemu
si Pak Tua, orangnya benar2 tua. Pantas suami saya kasihan, mana
bawaannya berat lagi. Mikul berapa kilo ubi tuh?
Dan
ternyata oh ternyata si Pak Tua tak bisa pula berbahasa nasional.
Ampun denai,